from nothing to something

Semangat ini selalu saya junjung kemanapun saya pergi.
Saya selalu beranggapan bahwa semua manusia pada awalnya adalah 0.
Yang bermula dari satu embrio juara dari jutaan kompetitornya.
Dan memang, kita yang hadir didunia ini semuanya adalah pejuang tangguh.
Yang selalu ingin menjadi yang terdepan, namun karena proses hidup yang sebenarnya adalah sulit, embrio juara tadi ada yang jauh tertinggal peringkatnya ketika bertemu embrio juara yang lain.

Ya benar, kita tidak sendirian, meskipun kita telah berhasil mengalahkan jutaan embrio pesaing, sekarang kita dipertemukan lagi dengan milyaran embrio juara. Faktor kalinya semakin besar dan yang dihadapi bukan yang biasa-biasa, sama-sama Juara.

Bersaing dengan embrio juara lainnya tidaklah semudah mengalahkan embrio pesaing yang dulu. Diperlukan usaha yang lebih dari sebelumnya agar menjadi yang terdepan. Yaitu “to be the best of the best”

Bagaiamana? Masih ingatkan kala kita berjuang melawan jutaan embrio pesaing lainnya? Apa yang bisa kita ambil hikmahnya dari perjuangan tersebut?

Tindakan!! Benar, tindakan. Kala berjuang kita mengingat GOAL (tujuan) dan kita melakukan sesuatu, apa itu? Berenang menjadi yang terdepan, itulah tindakan yang kita lakukan.

Setelah menjadi embrio juara ternyata masih panjang perjuangan menjadi yang terdepan, adakah cara yang

lain yang diperlukan untuk menjadi yang terdepan? Tidak ada, caranya sama dengan cara kita ketika masih berjuang menjadi embrio juara, TINDAKAN!!

Apapun yang kita kejar, apapun yang kita impikan harus dibarengi dengan TINDAKAN.
Karena tanpa adanya tindakan impian tak mencapai kenyataan, jadinya benar-benar mimpi.

“Kebangkitan dan keruntuhan suatu bangsa bergantung kepada sikap dan tindakan mereka sendiri”.
Dalam kajian agama Islam diambil dari ayat Al-Quran Surat Ar-Ra’d ayat ke-11 bila diterjemahkan

kira-kira berbunyi:
“Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia”.

Jika kita ingin maju maka bertindaklah, artikel ini sengaja saya tulis untuk mengingatkan diri sendiri dan juga bagi khalayak ramai yang membacanya. Sekiranya hidayah selalu diberikan oleh Allh SWT kepada kita semua.

Mari!! Segera Wujudkan impian Kita, tetap semangat, sama seperti ketika kita masih embrio pesaing.

Leave a Reply